
loading...
Tidak hanya kasus tersebut, Ketua DPR juga menegaskan perlunya investigasi kasus tenggelamnya kapal motor cepat AD-16-05 milik Kodam Jaya di perairan Kepulauan Seribu. (Baca juga: Kapal Cepat TNI Tenggelam, 65 Penumpang Selamat)
Menurut Bambang, investigasi perlu dilakukan karena alat utama sistem persenjataan (alutsista) merupakan sarana dan prasarana penting bagi TNI.
Pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga meminta Komisi I DPR mendorong tim investigasi TNI yang sudah dibentuk untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan tersebut secara rinci.
Dia juga mendorong Komisi I DPR meminta penjelasan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto atas peristiwa tersebut.
"Mengingat kecelakaan dengan alutsista juga terjadi pada kendaraan lapis baja tank M113 milik TNI AD di Sungai Bogowonto yang telah menyebabkan korban jiwa," kata Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2018). (Baca juga: Kadispenad Jelaskan Kronologi Tank TNI Tenggelam di Purworejo)
Bambang juga meminta Komisi I DPR mendorong Panglima TNI segera melakukan uji kelayakan secara berkala serta pengecekan dan investigasi menyeluruh yang terintegrasi, terhadap seluruh alutsista TNI.
"Meminta Komisi I DPR mendorong Panglima TNI untuk menggunakan alutsista sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku," katanya.
(dam)
0 Response to "Komisi I Diminta Bentuk Tim Investigasi Kasus Tank Tenggelam"
Posting Komentar