Prabowo Minta Pemerintah Tak Seperti Orang Takut Periksa Kesehatan

loading...

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta pemerintah agar tidak seperti orang yang takut memeriksa kesehatan. Sebab, orang yang takut untuk memeriksa kesehatannya dianggap berbahaya.

Dirinya mengatakan bahwa ada orang yang berani memeriksa kesehatan dan ada yang tidak. Dia melanjutkan, orang yang takut memeriksa kesehatan, biasanya karena yakin mengalami penyakit.

"Dia takut periksa darah karena khawatir banyak kolestrol naik dan lain-lain. Karena takut, dia enggak mau periksa darah, dia tidak mau ke rumah sakit, tiba-tiba kolaps," ujar Prabowo di Rumah Dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Senin (26/6/2018).

Maka itu, dia tak ingin pemerintah seperti orang yang takut untuk memeriksa kesehatan. "Sebagai bangsa, kita harus periksa kesehatan kita dan kita bertanya apakah benar negara kita sekarang adalah kuat? Apa negara kita sehat?" katanya.

Adapun salah satu persoalan yang perlu disikapi secara serius oleh pemerintah, menurut dia, adalah angka kesenjangan yang terjadi di Indonesia. Sebab, kata dia, Gini Ratio Indonesia saat ini ada di angka 45.

"Menurut lembaga-lembaga internasional, sekarang ini Gini Ratio kita kurang lebih 45. Jadi 1 persen rakyat kita menguasai 45 persen kekayaan bangsa Indonesia. Ini dari Bank Internasional yang menilai itu," jelas mantan Danjen Kopassus ini.

Lalu, dia memaparkan bahwa 80% tanah dikuasai oleh 1% bangsa Indonesia berdasarkan data Badan Pertanahan Nasional (BPN). Bahkan, lanjut dia, berdasarkan data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) pada bulan Maret 2018, lahan yang dikuasai perusahaan-perusahan swasta sekitar 82%.

Kemudian, dia menuturkan masih ada kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Dia juga mengutip data dari lembaga-lembaga internasional, salah satunya Oxfam, organisasi nirlaba asal Ingris yang fokus pada pembangunan dan penanggulangan bencana dan advokasi.

"Empat individu, kekayaannya lebih dari 100 juta rakyat Indonesia. Ini indikator. Kita bertanya, apakah ini sehat atau tidak. Apa negara kita sehat, empat orang memiliki kekayaan sama dengan lebih dari 100 juta rakyat Indonesia. Kita bertanya," katanya.

Prabowo mengaku memaparkan hal tersebut bukan karena pesimis ataupun mencari kesalahan pemerintah, melainkan cemas. "Jangan kita jadi kayak orang tadi, takut periksa kesehatan tapi kolesterol naik, ini naik, ini naik, pada saatnya kolaps. Negara ya begitu juga. Negara tidak bisa kehilangan kekayaan yang mengalir-mengalir terus, tidak kolaps," tutupnya.

(kri)

Let's block ads! (Why?)

https://nasional.sindonews.com/read/1316197/12/prabowo-minta-pemerintah-tak-seperti-orang-takut-periksa-kesehatan-1529915962

0 Response to "Prabowo Minta Pemerintah Tak Seperti Orang Takut Periksa Kesehatan"

Posting Komentar