Warga Muhammadiyah Diimbau Utamakan Kandidat yang Bersih dan Visioner

loading...

JAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan proses politik yang sangat penting dan strategis dalam menentukan kepemimpinan di daerah.

Muhammadiyah meminta semua pihak berperan untuk menyukseskan pilkada sesuai dengan posisi dan fungsinya masing-masing secara konsisten dan bertanggung jawab.

Hal itu diungkapkan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui pernyataan pers tentang Pilkada serentak 27 Juni 2018 yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Abdul Mu'ti.

Muhammadiyah mengingatkan penyelenggara pilkada hendaknya bekerja profesional, independen, transparan, obyektif, akuntabel, adil, dan penuh tanggung jawab untuk terselenggaranya pilkada yang berkualitas.

Penyelenggara juga harus memastikan seluruh tahapan dan proses pilkada berlangsung  demokratis, sesuai aturan, aman, tertib, dan lancar sehingga menghasilkan kepemimpinan di daerah yang benar-benar mengutamakan kepentingan dan kemakmuran rakyat di atas segalanya.

Sementara bagi pemerintah dan aparatur, Muhammadiyah mengingatkan untuk mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan pilkada sesuai tugas, kewenangan, dan tanggung jawab yang tinggi.

"Pemerintah dan aparatur negara hendaknya benar-benar menjaga netralitas, integritas, dan kredibilitas serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan kelompok dengan tidak menggunakan dan menyalahgunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan pemenangan salah satu pasangan baik secara langsung ataupun tidak langsung," tutur Haedar.

Muhammadiyah juga mengingatkan kandidat hendaknya bersaing secara sehat, sportif, berjiwa ksatria, dan mematuhi semua peraturan dengan menjauhi praktik politik uang, keculasan, kecurangan, kekerasan, kampanye hitam serta pernyataan-pernyataan yang mengandung unsur kebencian dan bernuansa suku agama ras dan antargolongan (SARA).

"Para kandidat dan tim kampanye hendaknya tidak melakukan politisasi agama yang mereduksi nilai-nilai luhur agama dan berpotensi memecah belah masyarakat, umat, dan bangsa," kata Haedar. 

Muhammadiyah juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah agar dalam menentukan pilihan mempertimbangkan dan mengutamakan pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan, visioner, amanah, berakhak mulia, bersih dari korupsi, mampu menjalin kerjasama dengan semua elemen bangsa, berjiwa negarawan, dan berdedikasi tinggi dalam melayani seluruh rakyat.

"Masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, hendaknya berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam proses Pilkada dengan menjadi pemilih yang kritis, cerdas, arif, dan dewasa serta memberikan suara dengan penuh tanggung jawab," tulisnya.

Pada akhir pernyataannya, Muhammadiyah mengajak masyarakat saling menghormati perbedaan pilihan, menjaga ketertiban, dan memelihara persatuan bangsa. Masyarakat, para kandidat, dan pendukung hendaknya menerima hasil-hasil pilkada secara ksatria.

"Yang menang tidak jumawa dan merayakan kemenangan secara berlebihan dan yang kalah dapat legawa menerima kekalahan," kata Haedar.

(dam)

Let's block ads! (Why?)

https://nasional.sindonews.com/read/1316233/12/warga-muhammadiyah-diimbau-utamakan-kandidat-yang-bersih-dan-visioner-1529919807

0 Response to "Warga Muhammadiyah Diimbau Utamakan Kandidat yang Bersih dan Visioner"

Posting Komentar