
loading...
Wakil Komandan Kogasma Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, hendaknya partai-partai yang ingin berkoalisi membangun konteks dan arah koalisi. Bila konteks koalisi telah terbangun, capres dan cawapres bisa disepakati bersama.
"Konteks koalisi itu harus dibangun dulu untuk kepentingan rakyat, baru nanti duduk bersama untuk memikirkan siapa yang tepat, yang sesuai dengan harapan rakyat, yang bisa memperbaiki negeri," kata Herman saat dihubungi pada Jumat (27/7/2018).
Herman mengatakan, pembahasan terkait prinsip-prinsip membangun koalisi berdasarkan saling percaya, prinsip mengedepankan kebutuhan dan harapan rakyat, jauh lebih penting daripada perkara capres atau cawapres yang akan ditunjuk.
Herman meyakini, bila prinsip-prinsip berkoalisi telah terbangun, seluruh partai di luar poros Jokowi akan satu kata ihwal sosok yang akan diusung sebagai capres dan cawapres. "Kita percayakan pimpinan-pimpinan partai ini adalah negarawan semuanya. Kalau visi misi sudah dipersatukan dalam kepentingan rakyat, rasa-rasanya nanti juga akan ada pemimpin yang bisa diusung secara solid, utuh, dan tidak ada pertentangan," kata Herman.
Masih kata Herman, empat partai politik di luar poros Jokowi kini memang masih dalam posisi penjajakan. Di antara partai-partai itu, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Menurut Herman, komunikasi dengan PKS kini tengah dijajaki oleh SBY.
"Kita tunggu saja, Pak SBY akan menyesuaikan waktunya. Nanti Pak Sohibul atau pimpinan PKS juga akan menyesuaikan waktunya," kata Herman.
(whb)
0 Response to "Demokrat Ingin Capres-cawapres Dibahas Setelah Visi-Misi Koalisi Terbangun"
Posting Komentar