
loading...
Dari data tersebut, sejauh ini Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah telah merawat 19 pasien. "Rinciannya pasien limpahan dari Madinah empat orang, rawat inap di tempat kami enam orang, sementara lima orang kami rujuk ke RS Arab Saudi (RSAS) dan sisanya sudah diperbolehkan pulang ke hotel," jelas Kepala KKHI Mekkah, dr. Nirwan Satria di kantornya yang terletak wilayah Al Aziziyah Janubiyah Mekkah, Sabtu (28/07) siang waktu Saudi.
Lima pasien yang dirujuk ke RSAS, imbuhnya, menderita sesak nafas, hernia, dislokasi tulang, diabetes dan kaki melepuh. "Faktor utamanya karena kelelahan dan cuaca yang sangat berbeda dengan negara kita," jelas dr. Nirwan.
Untuk itu, pihaknya meminta seluruh petugas agar terus mengimbau jamaah jangan pernah bosan minum air putih. Ia lantas mencontohkan ada jamaah asal kloter SUB-05 yang sempat pingsan karena dehidrasi. "Jangan sampai dehidrasi, karena nanti bisa merambat ke organ tubuh lainnya," jelas dokter asal Jambi itu menambahkan.
Selain itu, dr. Nirwan juga meminta kepada seluruh jamaah untuk makan teratur." Seluruh jamaah sedapat mungkin makan tepat waktu," pungkasnya.
(nag)
0 Response to "Tiga Hari Berada di Mekkah, 19 Jamaah Dirawat"
Posting Komentar