
loading...
Begitu juga dengan Asia yang terdiri atas berbagai negara dengan latar belakang agama, budaya, sosial ekonomi, yang berbeda-beda. Tapi berbagai keragaman baik itu melebur menjadi satu dalam Asian Games 2018.
Dengan semboyan Energy of Asia, seluruh negara Asia yang berlaga di Asian Games 2018 saling berpacu untuk mengukir prestasi terbaik.
Hampir pada setiap lomba terjadi persaingan keras. Namun di luar arena, semua mampu bersatu dalam satu semangat kebersamaan dan persatuan. Bahkan bagi masyarakat Indonesia, Asian Games 2018 menghadirkan satu suara, yaitu Indonesia saat mendukung para atlet merah putih berjuang di arena, sekaligus melupakan persaingan di arena politik menjelang Pemilihan Anggota Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
“Perhelatan Asian Games 2018 kembali merekatkan kebangsaan kita. Lihat saja masyarakat Indonesia di Senayan dan Jakabaring meneriakkan yel yel Indonesia untuk mendukung perjuangan atlet Indonesia yang sedang berlaga,” ungkap Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Sri Yunanto, di Jakarta, Selasa 28 Agustus 2018.
Menurut dia, kondisi itu sangat positif mengingat saat ini suhu politik di Indonesia tengah menghangat menjelang pemilu dan Pilpres 2019. Dia berharap Asian Games 2018 tidak hanya merekatkan kebangsaan masyarakat saat mendukung atlet, tetapi juga terjadi di luar arena.
Dia menegaskan sukses Asian Games 2018 ini menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara aman dan damai. Selain itu, sukses ini juga membuktikan pemerintah Indonesia dengan berbagai dinamikanya, mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik.
“Keberhasilan Indonesia dalam menyelnggarakan Asian Games 2018 ini dengan lancar menunjukkan kepada dunia bahwa pemerintah ini berjalan dengan efektif dan mampu menjalankan programnya dengan baik, lancar dan aman. Ini suatu prestasi yang membanggakan,” kata Sri Yunanto.
(dam)
0 Response to "Asian Games Rekatkan Kebangsaan di Tengah Isu Pilpres"
Posting Komentar