loading...
Saat ini Gen Z lebih melirik profesi yang mereka bangun sendiri dan ogah menjadi karyawan. Mereka juga lebih memilih berprofesi sesuai dengan passionnya.
Melihat perkembangan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan yakin mencetuskan program UMM PASTI, yaitu PASTI lulus empat tahun, PASTI bekerja, dan PASTI mandiri. Fauzan yakin, UMM PASTI akan menjamin lulusan UMM dapat mandiri.
"Saya yakin jika UMM PASTI ini bisa dijalankan dengan baik, tidak akan ada lagi mahasiswa UMM yang tidak bekerja setelah lulus dari sini," kata Fauzan pada Pelatihan Dosen Kewirausahaan.
Jauh sebelum UMM PASTI digaungkan, mahasiswa dan alumni UMM telah banyak terjun di bidang entrepreunership dengan berbagai macam latar belakang mulai dari sekedar menambah uang jajan, pengalaman hingga memberdayakan masyarakat, Muhammad Aripin misalnya.
Alumni Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UMM tersebut telah diganjar banyak penghargaan nasional berkat usahanya menghidupkan industri kreatif.
Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar yang didirikannya pada 2014 telah memiliki 85 anak binaan, 21 di antaranya bahkan telah memiliki usaha sendiri serta empat lainnya telah melanjutkan kuliah.
Dia pun meraih penghargaan selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada ajang penganugerahan Pemuda Pelopor Nasional di Bidang Pendidikan, Wirausaha Kreatif di ajang Satu Indonesia Award dan Yayasan Berprestasi Nasional.
“Saya teringat wasiat ibu saat mendirikan yayasan. Kini saatnya saya membalas semua kebaikan yang ibu berikan pada saya dengan berbuat baik pada orang lain,” ujarnya mengenang almarhumah sang ibu.
Apa yang dilakukan Arifin berbeda dengan Nasihudin Cahya, Awang Ristanto, dan Helmi Mahendra. Bagi ketiganya, berwirausaha merupakan jalan untuk menyalurkan kecintaan mereka pada kopi.
"Awalnya saya sama Cahya suka kopi, lalu ikut-ikut dan belajar membuat kopi sama teman, kemudian munculah ide kenapa enggak buka sendiri saja," ungkap mahasiswa Program Studi Perternakan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM tersebut.
Setelah menyiapkan diri untuk berwirausaha, Awang beserta dua temannya memanfaatkan becak milik Cahya sebagai tempat untuk berjualan dengan mengusung brand “Becak Koling” yang merupakan singkatan dari Becak Kopi Keliling
"Becak itu punya Cahya yang duluan punya usaha," kata Awang.
0 Response to "Kiat Mahasiswa UMM Tangkap Peluang di Berbagai Bidang Usaha"
Posting Komentar